Awal Mula Hari Valentine Day

Awal Mula Hari Valentine Day - Pada hari ini, tanggal postingan ini diterbitkan ternyata bersamaan dengan hari valentine atau hari kasih sayang, tepatnya tanggal 14 Februari. Hari valentine memang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 14 Februari. Sebagian dari kalian sudah tidak asing dengan istilah valentine day kan, dan pasti kalian juga pernah merayakannya pada saat usia remaja, tapi apakah kalian tau awal mula hari valentine day?

Awal Mula Hari Valentine Day



Pada umumnya, hari valentine atau hari kasih sayang waktu untuk merayakan atau mengungkapkan rasa kasih sayangnya kepada pasangannya. Biasanya perayaan ini lebih sering dirayakan oleh pasangan muda yang mana perayaan ini identik dengan coklat, bunga, dan lainnya. Menurut sebagian orang, valentine day diperingati untuk menunjukkan rasa kasih sayangnya kepada orang yang mereka cintai. Apakah untuk menunjukkan kasih sayang kita ke orang yang kita cintai harus menunggu valentine day? Tidak. 

Menurut saya, valentine day hanyalah sebuah pengingat, sebenarnya bukan pengingat juga sihh. Jika kalian sudah tau sejarah hari valentine, sebenarnya itu bukanlah peringatan hari kasih sayang, melainkan hari perayaan umat kristen. Jadi berbeda yaaa. Pada awalnya 14 Februari diperingati sebagai hari untuk mengenang jasa seorang pendeta kristen, yang lama kelamaan (hingga saat ini) berubah makna menjadi hari kasih sayang. 

Sejarah Hari Valentine

Diawal tulisan ini, saya sudah memberi spoiler dikit tentang sejarah hari valentinus. Pada awalnya hari valentine adalah hari untuk memperingati jasa seorang pendeta kristen yang berada di Kekaisaran Romawi. Ia bernama St. Valentine yang hidup pada masa kepemimpinan kaisar Klaudius II (268-270 M), atau mungkin kalian lebih familiar dengan nama Klaudius Gothikus.

Awal Mula Hari Valentine Day
Santo Valentinus



Santo Valentinus adalah salah satu orang suci romawi atau pemuka agama kristen yang hidup dimasa kekaisaran Klaudius II. Pada saat masa kekaisaran Klaudius Gothikus, kristen menjadi agama minoritas, karena para petinggi romawi dan kebanyakan warganya menganut kepercayaan politeisme, yaitu menyembah lebih dari 1 tuhan atau dewa. Jadi pada saat itu, umat kristen sering mendapat penganiayaan karena perbedaan keyakinannya itu.

Sebelum lanjut, saya ingin throwback dulu pada masa kekaisaran Klaudius II ini. Pada masa kepemimpinannya, romawi mengalami banyak tekanan, mulai dari krisis ekonomi hingga perang saudara, atau mungkin kamu lebih mengnalnya dengan krisis kekaisaran atau anarki militer. Hal iini disebabkan oleh dibunuhnya Kaisar Severus Alexander oleh militernya sendiri yang menyebabkan  Krisis yang dialami pada saat itu bahkan hampir membuat runtuh kekaisaran romawi.

Awal Mula Hari Valentine Day
Kaisar Klaudius II



Beberapa faktor yang menyebabkan krisis di masa kekaisaran Klaudius II adalah perang saudara. Perang saudara menjadi awal krisis yang dialami romawi. Pada saat itu, kekaisaran dibagi menjadi 3 wilayah, yaitu kekaisaran Galia, Kekaisaran Palmyra, dan kekaisaran Romawi Independen. Krisis tersebut menyebabkan gejolak pada sistem kekaisaran, muali dari lembaga-lembaga kekaisaran, kehidupan ekonomi, dan kehidupan beragama di kekaisaran tersebut. 


Bukan hanya itu saja, setelah adanya perang saudara, pasti militer romawi sibuk dengan perang internalnya tersebut sehingga penjagaan pada perbatasan dikurangi, karena militer fokus pada penyelesaian perang saudara didalam kekaisaran romawi. Dengan lemahnya penjagaan perbatasan, suku-suku disekitar romawi mulai menjarah daerah perbatasan. Mereka merampas harta kekayaan kekaisaran yang berada didaerah perbatasan. Para sejarawan menganggap masa tersebut sebagai masa transisi antara periode sejarah zaman klasik dan zaman kuno akhir.

Pada posisi ini, kaisar Klaudius II pusing bukan main. Ia memutar otak untuk mengembalikan keadaan romawi seperti semula dan keluar dari krisis tersebut. Ia memaksimalkan sisa-sisa sumber daya manusia yang ada untuk memulihkan romawi. Pada posisi tersebut, tentu kaisar memerlukan pasukan yang siap berperang. Pasukan yang siap berperang, berperang dengan suku-suku disekitar romawi maupun warga romawi sendiri yang sewaktu waktu melakukan pemberontakan atau kudeta.

Awal Mula Hari Valentine Day
Perang Saudara di Romawi



Pada masa kekaisaran Klaudius II, romawi sering melakukan kampanye militer yang seakan tidak akan berakhir tersebut. Kaisar mengharapkan dengan adanya kampanye militer ini dapat membangun motivasi para pasukannya dan membangun kembali pasukannya. Hal tersebut malah menjadi bumerang buat kaisar. Justru hal tersebut membuat moril pasukannya menurun. Terlebih kaisar Klaudius II menyatakan bahwa ia melarang pemuda yang sedang melakukan wajib militer untuk menikah dengan pasangannya.

Karena kebijakan ini, para pasukan romawi secara diam-diam meminta pemuka agama untuk menjalankan pernihakan sesuai agamnya masing-masing, yang mana pemuka agama kristen pada saat itu adalah santo valentinus. Santo Valentinus menentang kebijakan romawi pada saat itu, dengan tetap menjalankan upacara pernihakan secara sembunyi-sembunyi. 

Walaupun dilakukan secara sembunyi-sembunyi, romawi tetaplah romawi. Otoritas kekaisaran mendengar berita tersebut, bahwa santo valentinus ini melakukan upacara pernihakan secara diam-diam, maka santo valentinus ditangkap dan dijatuhi hukuman mati. karena dianggap melanggar kebijakan kaisar. Eksekusi mati santo valentinus dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 269 Masehi

Sejarah Singkat Hari Valentine


Pada tanggal 14 Februari 1496, Paus Gelasius I menetapkan tanggal kematian santo valentine sebagai Hari Valentine untuk mengenang perjuangan mereka. Pada awal abad 14. Pada awal abad 14, hari valentine mulai dirayakan dengan nuansa yang romantis. Hal ini diperkuat dengan adanya puisi yang berjudul Parlement Of Foules yang diciptakan oleh sastrawan asal Inggris yang bernama Geoffrey Chaucer.

Dalam karya tersebut, terdapat sebuah puisi. Puisi tersebut adalahs ebagai berikut.

Because this happens on the holy valentine's day, when all teh birds come there and choose their mates -- Oruch, 1981 


Jika diartikan dalam bahasa indonesia berarti

Karena ini terjadi pada hari peringatan valentine yang suci, saat seluruh burung datang kesitu dan memilih pasangannya. -- Oruch, 1981 


Ia membuat puisi tersebut sebagai persembahan untuk memperingati satu tahun pertunangan Raja Richard II dan Ratu Anne. Mulai saat itu kartu ucapan dengan hiasan hati dan merpati mulai diproduksi secara massal.

Cerita Larangan Merayakan Hari Valentine


Seperti yang saya sudah jelaskan diatas, asal muasal perayaan hari valentine adalah pengingat atau sebuah bentuk penghormatan kepada pemuka agama kristen pada masa kekaisaran Klaudius II, yaitu santo Valentinus. Sebagai umat muslim, tentu kita tidak diperbolehkan untuk merayakan dan meramaikan Valentine Day, karena itu adalah hari untuk mengenang jasa pemuka agama kristen. Jadi buat kalian para muda mudi muslim yang masih sering merayakan atau ikut meramaikan hari valentine atau hari kasih sayang, saran dari saya sebaiknya jangan ikut ikutan tren tersebut, karena hari valentine sebenarnya adalah sebuah peringatan atau bentuk penghormatan kepada santo valentinus, yang mana ia adalah pemuka agama kristen pada zaman romawi. 


Akhir kata
Itulah kisah dan sejarah awal mula hari valentine day, tidak seperti yang kita bayangkan bukan? ternyata dibalik perayaannya yang bernuansa romantis, ternyata menyimpan sejarah yang kelam, atau bahkan bisa saya katakan tragis. Semoga kisah awal mula hari valentine day ini bermanfaat untuk para pembaca.

Belum ada Komentar untuk "Awal Mula Hari Valentine Day"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel