Dari mana WhatsApp Mendapat Keuntungan?

Blogomino - Siapa sih yang tidak kenal dengan aplikasi pesan instan ini. Hampir seluruh pengguna smartphone di dunia ini pasti menginstal WhatsApp di smartphone mereka. WhatsApp adalah aplikasi pesan instan untuk smartphone yang memiliki banyak fitur didalamnya. Walaupun banyak fiturnya, aplikasi satu ini sangatlah ringan sehingga para pengguna smartphone lebih memilih menggunakan WhatsApp daripada aplikasi pesan lainnya.


Dari mana WhatsApp Mendapat Keuntungan?


WhatsApp berdiri sejak tahun 2009, didirikan oleh dua mantan karyawan Yahoo! yaitu Brian Acton dan Jan Koum. Pada awalnya WhatsApp dikenakan biaya sebesar US$ 1 per tahun per user. Pada saat itu, WhatsApp hanya tersedia di App Store. Pada tahun 2016 WhatsApp mencabut biaya atau tidak lagi membebankan biaya berlangganan kepada penggunanya.

Pada tahun 2014, Facebook mengakuisisi WhatsApp dengan mahar USD 19Miliar.  Hingga saat ini, terhitung sudah lebih dari 5 Miliar unduhan di playstore dan menjadikan WhatsApp sebagai aplikasi paling banyak diunduh di playstore. Fitur didalamnya pun memanglah sangat lengkap, dengan ukuran aplikasinya yang tidak terlalu besar dan tidak ada iklan didalam aplikasi.

Jika tidak ada iklan, lantas bagaimana WhatsApp mendapatkan keuntungan?

Mereka Membuat WhatsApp Menjadi Platform Wajib Di Smartphone


WhatsApp telah banyak membuat para penggunanya jatuh hati. Kemudahan WhatsApp lah yang membuat pengguna lebih memilih WhatsApp ketimbang aplikasi lainnya. Tanpa signup, tanpa username, dan hanya dengan nomor ponsel WhatsApp sudah memberikan pelayanan layaknya pesan singkat biasa.

Dengan mudahnya menggunakan WhatsApp, orang yang sudah menginstal WhatsApp akan terus menggunakannya lagi, dan lagi.


Lantas Kenapa Hingga Saat Ini WhatsApp Tidak Melakukan Monetasi Pada Plaformnya?



Semenjak dibeli oleh Facebook pada tahun 2014  hingga sekarang, WhatsApp belum mau melakukan tahap monetisasi. Karena sebelum dibeli oleh Facebook, WhatsApp melakukan monetasi dengan membebankan biaya langganan sebasar USD 1 per tahun per pengguna, dan sesudah dibeli oleh Facebook WhatsApp tidak lagi berbayar dan fokus pada pertumbuhan penggunanya. Mereka lebih memilih untuk emmbuat WhatsApp menjadi platform wajib diinstal di setiap smartphone.

Menurut saya, pihak Facebook menginginkan jumlah penggunanya terus bertambah semakin banyak, dan selanjutnya baru memikirkan tentang monetasi. Saya pikir langkah selanjutnya yang akan ditempuh adalah dengan memasangkan iklan pada platform tersebut. Banyak rumor yang beredar bahwa akan ada iklan di bagian story, yang sama seperti iklan pada story di instagram.

Sampai saat ini, belum ada kepastian mengenai monetasi pada WhatsApp. Dan menurut saya, cepat atau lambat WhatsApp akan memasang iklan pada platform mereka.

5 Komentar untuk "Dari mana WhatsApp Mendapat Keuntungan?"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel