Black Hat SEO vs White Hat SEO, Mana Yang Lebih Baik?

Blogomino - Sudah tak asing lagi di telinga para blogger mengenai apa itu SEO. SEO menjadi sangat penting untuk sebuah blog atau website karena SEO merupakan salah satu faktor penentu kualitas sebuah blog atau web di mesin pencari. Pada dasarnya tujuan dari SEO adalah untuk mengangkat atau meningkatkan peringkat sebuah blog atau website pada hasil pencarian mesin pencari, namun ada beberapa teknik yang dilarang oleh Google, dalam hal ini disebut Black Hat SEO.


Black Hat SEO & White Hat SEO


Istilah Black Hat dan White Hat terinspirasi dari film-film fiksi yang menggambarkan tokoh antagonis dan protagonis. Biasanya Black Hat dilambangkan sebagai tokoh antagonis, sedangkan White Hat adalah tokoh protagonis. Hal ini juga menggambarkan bahwa Black Hat SEO adalah cara yang salah (tidak direkomendasikan), sedangkan White Hat SEO adalah cara yang benar, sesuai dengan peraturan yang ada.


Lantas apa bedanya Black Hat SEO dengan White Hat SEO? Berikut adalah penjelasannya :


BLACK HAT SEO


Black Hat SEO, adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sebuah teknik SEO yang bisa dibilang curang, karena teknik ini dilakukan dengan cara mengakali mesin pencari dengan tujuan untuk mencapai peringkat pertama pada hasil pencarian mesin pencari.

Metode pada Black Hat lebih mudah dilakukan, karena dengan menggunakan teknik ini sang pengguna bisa mendapatkan trafik pengunjung yang tinggi dengan waktu yang singkat.

Cara kerja dari Black Hat SEO adalah dengan cara 'mempermainkan' algoritma mesin pencari supaya blog atau website milik mereka masuk kedalam peringkat teratas mesin pencari.

Ada beberapa teknik Black Hat SEO yang terkenal, diantaranya adalah :

1. Keyword Stuffing

Keyword Stuffing adalah salah satu teknik Black Hat, yaitu teknik memasukkan kata kunci atu keyword secara berlebihan pada laman tertentu. Bisa juga dengan menyelipkan kata kunci yang sebenarnya pun tidak diperlukan. Hal ini bisa menyebabkan spam pada laman, sehingga tulisan yang anda tulis tidak jelas dan membingungkan para pembaca.

2. Page Hijacking

Singkatnya, teknik ini adalah teknik menyalin artikel milik orang lain atau copy paste. Hal ini sangat dilarahg oleh Google karena jika kamu meng copas artikel milik orang lain, maka kamu telah melakukan pelanggaran hak cipta. Bukannya bertambah naik peringkatmu, yang ada malah turun jauh peringkat web milikmu di mesin pencari. Jadi, jangan coba-coba copas yaaa, lebih baik menulis sendiri tulisan orisinil milikmu.

3. Link Farming

Teknik ini digunakan dengan cara memasukan banyak link pada laman tertentu yang mana link tersebut mengarah ke laman atau mungkin web/blog lain. Blog yang menggunakan teknik ini biasa mengarahkan link tersebut ke laman yang memiliki banyak keyword.


WHITE HAT SEO


Pada dasarnya Black Hat SEO dan White Hat SEO sama, karena memiliki tujuan yang sama yaitu mencari cara supaya trafik pengunjungnya tinggi dan memiliki peringkat teratas di mesin pencari. Yang membedakan adalah caranya, benar dan salah. White Hat sendiri adalah cara yang benar, cara yang disukai oleh Google.

Lantas bagaimana teknik yang disukai oleh Google ini? simak penjelasan singkat berikut :

1. Melakukan Analisis Keyword

Hal yang perlu kamu lakukan agar artikel kamu masuk kedalam perangkingan pertama mesin pencari adalah dengan cara melakukan alalisis keyword untuk artikel kamu. Menganalisis keyword bisa kamu lakukan sendiri, bisa melalui beberapa tools keyword research atau bisa kamu lakukan analisis secara manual.

2. Membuat Konten Yang Orisinil Dan Berkualitas

Artikel hasil tulisan sendiri itu jauh lebih baik daripada hasil copas milik orang lain. Baik dimata Google, baik pula dimata para penulis lainnya karena kamu tidak melanggar hak cipta. Tulisan yang baik dan tata bahasa yang rapih menjadi salah satu faktor penentu tingkat kualitas artikel. Semakin berkualitas artikelnya, makin banyak pengunjungnya pula.

3. Link Building

Ling Building adalah salah satu teknik white hat yang dilakukan dengan cara menaruh link di beberapa tulisan pada postingan. Perlu diingat, dalam pembuatan link pada tulisan kamu di artikel haruslah relevan dengan apa yang kamu tulis. Jangan sampai link yang kamu tanam justru malah membuat paca pembaca merasa terganggu dan kesulitan.


Mana Yang Lebih Baik? Black Hat atau White Hat?


Setelah membaca penjelasan singkat tentang Black Hat dan White Hat SEO, Saya dapat menyimpulkan bahwa Whita Hat SEO adalah cara yang paling baik, yang sangat saya rekomendasikan untuk teman-teman blogger aplikasikan pada blog. Karena cara tersebut adalah cara yang natural dan lebih disukai oleh Google. Selain disukai oleh mesin pencari, menggunakan White Hat SEO juga dapat mengasah skill kamu dalam meningkatkan kualitas web atau blog milikmu.

Belum ada Komentar untuk "Black Hat SEO vs White Hat SEO, Mana Yang Lebih Baik?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel